JIKA KELAK
Lembayung kehidupanku
Memang tidak seperti sulur sirih
Yang bisa menggandeng
Apa yang ada disekitarnya
Ketika daun talas itu tenggelam dalam basah
Ketika itu pula hatiku mulai resah
Kenanga yang mulai mekar semerbak seperti kembang ijo
Namun aku belum bisa
Melepas tali simpul perrmasalahanku
Jika kelak esok nanti
Kau menangis karenaku
Aku berharap
Kau pernah bahagia karenaku
Namun jika kelak kau membenciku
Aku berharap kau tersenyum bukan karenaku
Ku lihat bunga delima itu kembang
Seperti dilemaku dan dilemamu
Yang hanya terus mengawang
Dan yang terus berseteru
Jika kelak berganti aku yang kecewa
Aku harap kau yang slalu membuatku tertawa
Jika kelak berganti aku yang menyendiri
Mungkin benar kamulah yang menyakiti
Jika kelak kamu menyalahkanku
Aku harap aku tak kan menangis karena kehilanganmu
Dan jika kelak aku merindukanmu
Aku tak kan mengingatmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar